Bagaimana Caranya Ikhlas?

Bagaimana cara ikhlas? Kita pasti sudah familiar dengan kata ikhlas,bukan? Tentu, pasti apabila kita memberi sesuatu, atau membantu orang lain, kita mestinya "ikhlas". Ikhlas pada dasarnya memberikan sesuatu atau melakukan suatu kebaikan tanpa mengharap balasan atau istilahnya tanpa pamrih. Namun, tentu kita juga mungkin kesulitan bagaimana sih caranya ikhlas? Memang karena ikhlas itu sendiri tersirat, tapi kita bisa membuat diri kita ikhlas.


Ikhlas diibaratkan seperti, maaf, ketika kita buang air besar. Setelah keluar pasti kita tidak akan mengingat-ingat kembali hajat kita tadi, warnanya apa, bentuknya gimana, baunya apa, rasanya apa... Hiii...
Ya, pada dasarnya ikhlas itu seperti itu. Kita mengeluarkan (sedekah, bantuan) tanpa kita mengingat kembali apa yang kita beri tadi. Kita tidak meminta agar mendapatkan balasan dari orang itu.

Berarti kesimpulannya, cara ikhlas adalah dengan melupakan apa yang telah kita berikan pada orang lain, tidak mengungkit-ungkit kembali apalagi diceritakan pada orang lain.
"Aku kemarin bantuin si Anu looh.."
"Aku kemarin ngasih sedekah ke si Anu looh.."
"Aku kemarin liat pengemis, kasian, terus aku kasih uang loohh,, bleh bleh bleh.."
Kalau diceritakan pada orang lain seperti itu berarti tidak ikhlas, malah kesannya sombong.

Percayalah, balasan pasti datangnya dari Allah, karena memang Allah memberikan rezeki pada kita melalui jalan yang tidak kita sangka-sangka. Tiba-tiba saja begini,begitu, dll...

Ada lagi tentang ikhlas menerima hasil, misalnya hasil ujian, hasil panen, dll. Caranya juga hampir sama, intinya kita tidak boleh menyesal dari apa yang kita peroleh. Yang pasti kita wajib bersyukur dari hasil kita. Jika baik Alhamdulillah, jika kurang memuaskan, ya Alhamdulillah juga, berarti usaha kita selama ini kurang, dan berusaha untuk meningkatkan lagi usaha dan ibadah kita.

Kemudian ada lagi mengikhlaskan kepergian seseorang, biasanya orang yang kita cinta dan penting dalam hidup kita. Diputus pacar? NO, Dear..
Maksudnya adalah orang yang telah tiada (meninggal), dan biasanya yang membuat sedih adalah sanak keluarga, atau orang-orang yang paling dekat dengan kita karena pasti kita merasa kehilangan.
Cara mengikhlaskannya adalah dengan Jangan Menangis. Ya, walaupun itu keluarga sendiri, usahakan untuk tidak menangis. Bukan berarti kita tidak memiliki hati nurani. Tentu tetap ada rasa sedih yang mendalam di hati, namun, secara psikologisnya, jika menangis itu akan membuat kita makin teringat akan orang itu sehingga kesedihannya akan berlarut-larut dan bisa mengganggu kejiwaan juga. Mungkin di awal sulit untuk tidak menangisi, namun perlahan, cobalah untuk diam sejenak, janganditangisi karena logikanya jika kita tangisi tentu tetap saja ia tidak akan hidup kembali. Tanamkan dalam hati bahwa setiap manusia pasti akan mati, jadi kematian adalah hal wajar.

Demikian beberapa cara untuk ikhlas menghadapi beberapa situasi. Karena keikhlasan pasti akan memberikan ketenangan dalam jiwa kita.
Previous
Next Post »
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Faiz Furqon

Silahkan gunakan AKUN GOOGLE (Google+) untuk berkomentar. :D EmoticonEmoticon